Bupati Banyuwangi Gagas Gedung Pameran Karya Perupa Blambangan

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Bupati Banyuwamgi Abdullah Azwar Anas, disaat menjelang masa akhir jabatannya terus berikhtiar mencari trobosan pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid -19. Yang paling menarik terungkap dalam gesah (diskusi, red) bareng, bersama 100 perupa Banyuwangi di Pendopo, Selasa (1/9/2020).

Perupa Banyuwangi nampaknya tidak ingin tergerus situasi di saat pandemi Covid -19 berlangsung. Ratusan perupa mencoba bertahan meski kondisi sulit. Kelompok perupa Banyuwangi tak ingin kehilangan ide meski situasi tidak menentu.

Situasi saat ini juga dicermati Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk membangkitkan sektor ekonomi melalui  seni dan parawisata. Salah satunya yang menarik perhatian Bupati adalah penggiat seni rupa Banyuwangi.

Baca: 7 Anggota Brigade Penolong 13.10 Pramuka Kwarcab Banyuwangi Dikukuhkan

Dalam kondisi ekonomi tidak menentu perupa Banyuwangi sangat membutuhkan setuhan pemerintah.

Menjawab keluhan para perupa Bupati Abdullah Azwar Anas menginisiasi mencari terobosan di saat pandemi. Salah yang digagas Bupati membangun tempat kreatifitas seni.

” Melihat situasi hari ini perlu upaya percepatan pemulihan ekonomi dengan mencari trobosan-trobosan yang berdampak langsung terhadap pelaku usaha. Perupa Banyuwangi salah satunya. Komunitas seniman lukis dan pemahat merupakan aset Banyuwangi yang perlu dukungan semua pihak. Pemerintah Kabupaten memahami mereka butuh tempat untuk berkreasi dan memamerkan karya-karya seni. Tanpa Seni Banyuwangi akan kering,” kata Abdullah Azwar Anas, Selasa (1/9/2020).

Baca: Rakernas PA. GMNI 2020 Hasilkan Keputusan Pembumian Ideologi dan Sikap Politik

Masih kata Anas, merencanakan membangun rumah seni untuk kegiatan pameran perupa Banyuwangi di sekitar kelurahan Sobo, Kecamatan Kota Banyuwangi.

” Kreatifitas para perupa Banyuwangi sangat tinggi. Mereka memliki potensi nilai jual. Kita ingin ada tempat seperti di Ubud. Dengan begitu perupa Banyuwangi tidak perlu gelisah dan jauh-jauh menggelar pameran karya  seni.Cukup disini rumah seni perupa Banyuwangi,” gagas Abdullah Azwar Anas didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata M.Yanuarto Bramuda.

Merespon ide Bupati perupa asal Genteng, Windu Pr mengaku termotivasi untuk terus berkarya di kota kelahiran. Sebelumnya Windu Pr lebih memilih tinggal di Bali dan Bromo untuk menggelar pameran tunggal.

Baca: Merdeka Bersama AHASS, MPM Honda Jatim Berikan Diskon 17 Persen

” Ide pak Anas membangun fasiltas pameran untuk perupa Banyuwangi menjadi mimpi kita semua. Selama ini taulah kita lebih banyak di luar daerah untuk menggelar karya-karya lukis. Tapi jika ini benar terealisasi sangat membantu teman-teman seniman. Dan itu nilai plus untuk penguatan pariwisata Banyuwangi,” ujar Windu Pr.

Karya Windu Pr sudah tidak asing bagi kolektor lukisan di Indonesia. Boleh dibilang setiap even Jazz Gunung Bromo karya Windu terpajang di pelataran jiwa jawa Banana.

Rencananya rumah seni yang digagas Bupati Banyuwangi menjadi tepat paling spesial untuk berburu lukisan dan seni pahat. Karya perupa Banyuwangi namanya banyak dicari kolektor.

Baca: Prosesi Hari Jadi Kabupaten yang ke 826 Sederhana dan Live di Medsos

Dalam kegiatan gesah bertemakan MDiisaat Pandemi Covid -19″, Bupati Banyuwangi menyerahkan bantuan sembako kepada 100 perupa. Bantuan sembako diserahkan oleh Dinas Pariwisata.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *