Rekonstruksi Penganiayaan Warga Kalibaru, Terlapor Akui Pukul Sekali

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Rekonstruksi kasus dugaan tindak penganiayaan yang dilapor korban, inisial AF (45) warga Dusun Krajan Desa Kalibaru Wetan, Banyuwangi digelar lokasi kejadian depan warung dekat Stasiun Kereta Api Kalibaru, Selasa (18/8).

Korban peragakan apa yang dialaminya. Demikian pula reka ulang adegan kejadian itu juga diperankan terlapor pria inisial SG (54) pemilik warung.

Baca: Pelaku Pencabulan Anak SD Kapuas Barat Ditangkap

Kapolsek Kalibaru, AKP Jabbar melalui Kanit Reskrim Polsek, Ipda Yaman Adinata S.H menjelaskan, rekonstruksi digelar polisi ini untuk melengkapi bukti dan saksi di lokasi kejadian.

Dalam reka adegan pemukulan, pihak terlapor, inisial SG (54) mengakui memukul AF hanya sekali, hingga mengakibatkan mata kanan korban hingga lebam.

Baca: DPRD dengan Eksekutif Silang Pendapat, Raperda Anti Narkotika Gagal Finalisasi

“Pelaku telah mengakui memukul korban hanya satu kali saja saat di depan tokonya malam itu, (kejadian), Kamis malam, jam 19.15 wib,” jelas Kanit Reskrim Polsek Kalibaru.

Usai Rekontruksi, Kanit Reskrim Polsek Kalibaru Ipda Yaman Adinata S.H. membenarkan korban ada luka lebam di mata setelah dipukul pelaku. Keterangan berbeda pihak korban AF merasakan dua kali dipukul terlapor SG.

Baca: “Ee.. bu.. Berhenti Pakai Masker!” Tegur Kapolresta Banyuwangi 

Dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Kalibaru, bahwa rekonstruksi ini guna untuk mencari saksi tambahan.

“Adanya kasus dugaan penganiyaan terhadap korban tetap di lanjutkan,” pungkasnya.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *