1.021 Calon Jemaah Haji Banyuwangi Gagal ke Tanah Suci

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Sebanyak 1.021 calon jemaah haji kabupaten Banyuwangi gagal berangkat menunaikan rukun Islam tahun ini, setelah Kementerian Agama RI secara resmi membatalkan keberangkatan calon jemaah haji tahun 2020 akibat pandemi covid-19.

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Banyuwangi, H.Moh. Jali menyampaikan, seiring dengan keluarnya kebijakan pembatalan keberangkatan tersebut, calon jemaah haji yang telah melunasi biaya perjalanan haji tahun ini atau BPHI akan diprioritaskan menjadi calon jemaah haji tahun 2021 atau 1442 Hijriyah.

“ Calon jemaah haji tahun 2020 yang gagal berangkat dengan adanya kebijakan pembatalan oleh Kemenag RI, nanti akan diprioritaskan menjadi kuota haji tahun 2021 atau 1442 Hijriyah , “ ucap H. Moh.Jali saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa (02/06/2020).

H.Moh.Jali mengatakan bahwa bagi calon jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini dipastikan dananya tidak akan berkurang, namun akan disimpan dan dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“ Nilai manfaat biaya haji yang dikelola BPKH nantinya akan diberikan kembali kepada calon jemaah haji berdasarkan jumlah pelunasan yang dibayarkan , “ ucapnya.

Pada prinsipnya pemerintah tidak mempunyai kewajiban untuk mengembalikan BPIH kepada calon jemaah haji, namun jika jemaah haji membutuhkan, dana pelunasan tersebut bisa diambil melalui Kemenag RI.

“ Setelah keputusan pembatalan pemberangkatan calon jemaah haji dikeluarkan, hingga kini belum ada calon jemaah haji yang ingin menarik, entah dua bulan lagi , “ ungkapnya.

Untuk mengajukan pengembalian pelunasan BPIH harus membuat surat yang ditujukan kepada Kementerian Agama RI melalui kemenag setempat dengan melampirkan bukti pelunasan BPIH yang asli,KTP asli, Paspor asli beserta foto copynya.

“ Untuk jangka waktu pengembalian pelunasan BPIH kita masih belum tahun berapa hari , “ pungkas Kasie Penyelenggaraan haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Banyuwangi.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *