12 Santri Mojokerto Asal Banyuwangi Diperiksa Tim Cegah Covid-19

  • Whatsapp

Hasilnya semua sehat, tapi disarankan ikut prosedur isolasi mandiri.

Kabar Rayat – Petugas Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 di tingkat Kecamatan Gambiran, Banyuwangi melakukan pendataan dan memeriksa kesehatan 12 santri dan 1 ustad dari Pondok Pesantren di Kabupaten Mojokerto, yang mudik di Banyuwangi menggunakan bus, Sabtu malam (11/4) pukul 19.30 WIB.

Proses pemeriksaan melibatkan tim gabungan berbagai unsure, khususnya tim medis kesehatan, TNI, Polri, Kemamatan Gambiran dan BPBD.

Camat Gambiran, Didik Joko Suhono mengatakan sejak hari ini bagi masyarakat yang baru pulang dari luar Kabupaten Banyuwangi akan dilakukan pendataan, pemeriksaan kesehatan oleh tim gabungan Covid-19. Ini kata Camat Didik, sebagai upaya antisipasi pencegahan penyebaran virus corona.

“Pemeriksaan kesehatan melibatkan Satgas Covid-19 Puskesmas Yosomulyo, Gambiran,” ujarnya.

Menurut dr Tini Wati TINI dari Puskesmas Yosomulyo mengatakan, usai dilakukan pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya akan dipantau. Selebihnya mereka akan disarankan untuk isolasi mandiri pada santri yang baru datang.

“Tidak perlu panic. Semua hasil tes kesehatan hari ini sehat. Mereka diarahkan untuk mengisolasi diri di rumahnya selama 14 hari,” jelas dr. Tini.

Informasi diterima, 12 santri dan 1 ustad ini berasal dari beberapa wilayah di Banyuwangi. Diantaranya, dari Kecamatan Srono, Kecamatan Muncar, Kecamatan Tegaldlimo, Kecamatan Singojuruh, Kecamatan Cluring, dan Kecamatan  Purwoharjo. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *