46 Seniman Banyuwangi Terdampak Corona Menerima Sembako dari Pemdes Aliyan

  • Whatsapp

Kabar Rakyat – 46 orang seniman lokal tinggal di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi mendapat bantuan paket sembako dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, Jum’at (17/4) sore. Mereka adalah bagian warga yang terdampak virus corona.

Kini mereka tidak bisa manggung atau mentas lagi, sejak ada wabah virus corona. Padahal kegiatan seniman ini adalah satu-satunya sumber mata pencaharian. Pasalnya hamper setiap hari, rombongan pemain Janger Aliyan adalah budaya yang paling laris mendapat tanggapan manggung disaat orang mengadakan hajatan.

Anton Sujarwo, Kepala Desa Aliyan kepada Kabar Rakyat, Jum’at (17/4/2020) disela penyerahan bantuan paket sembako membenarkan mereka-mereka adalah pelaku seniman yang hingga kini masih bertahan dan konsisten menekuni profesinya sebagai seniman kesenian Janger.

janger2
Ilustrasi seni Janger Banyuwangi. / youtube

“Sejak ada virus corona, mereka tidak boleh manggung lagi. Karena sekali mereka manggung ratusan orang berkumpul ingin menyaksikan. Kasihan mereka,” kata Anton Sujarwo.

Bahkan prestasi mereka, ungkap Anton, tidak hanya dilokal saja. Bahkan pernah menghibur di Istana Negara. Juga pernah menghibur keluar negeri mewakili Banyuwangi, mewakili Jawa Timur dan pernah mewakili Indonesia. Terakhir mereka manggung di undang di Riad, Saudi Arabia.

“Mereka adalah orang yang tekun dan menjaga tradisi budaya. Semoga kedepan, permasalahan virus corona ini segera bisa selesai. Dan memulihkan kondisi sekarang seperti semula,” ungkapnya, Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi atau ASKAB.

Tidak berfikir untuk kebutuhan sembako saja. Pemerintah Desa Aliyan juga akan memperhatikan kondisi kesehatan mereka. Terlebih berkaitan dengan virus corona, pihak desa sudah melakukan penyemprotan disinfentak ke sejumlah lingkungan warga.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *