Coffee Camp Cara UMKM Songgon Jadi Pembeda Menjaring Pasar Kopi Jawa Timur

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Belum banyak Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) yang berani aktif  merangkak meraih pasar hasil produk unggulan di tengah adaptasi kebiasaan baru.

Umumnya UMKM pasif dan menunggu pembeli datang. Tapi lain dengan UMKM Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur berani bangkit meraih pasar yang lama tenggelam akibat pandemi COVID-19.

Panitia Songgon Coffee Camp mengajak peserta bermain game.

Kelompok UMKM Songgon, jadi pembeda dalam upaya pemulihan ekonomi lokal. Mereka yang sudah 5 bulan terdampak pandemi COVID-19 berjuang mengambil terobosan pasar.

Baca: MPM Adakan Kompetisi Vlog Pekik Merdeka Berhadiah Jutaan Rupiah

Mereka tidak hanya berdiskusi soal bagaimana mendorong peluang pasar kembali tumbuh. Tetapi juga kiat-kiat mendatangkan tamu luar daerah.

Acara, Songgon Coffee Camp Batch #1 Tahun 2020 jadi menarik karena peserta dan pengunjung pecinta kopi datang dari luar daerah baik kota/kabupaten bahkan luar Provinsi Jawa Timur.

Baca: Kapolresta Banyuwangi Gagas Songgon Coffee Camp untuk Pemulihan Ekonomi Mikro

“Mereka merupakan pencinta kopi dan kuliner. Moment ini dimanfaatkan oleh UMKM Songgon untuk bazar hasil produk kopi dan oleh-oleh. Alhamdulillah responnya bagus”, kata Dani Wahyudi Owner Green Gunuk Candi, Songgon, Banyuwangi, Senin (24/8/2020).

Peserta diajak fantrip kopi Songgon diskusi sambil belajar kelebihan kopi Songgon.

Baca: Okupansi Meningkat, KAI Daop 9 Jember Tambah KA yang Beroperasi

Ditambahkan Dani, yang hadir pemilik Café dari luar daerah seperti Surabaya, Malang, Mojokerto, Semarang.

Mas Dedy asal Surabaya mengaku tertarik datang ke Songgon Caffee Camp karena unik. Selain mencari patner pemasok kopi juga berbagi pengalaman.

Baca: HKTI Banyuwangi Siapkan Program Penguatan Modal Petani Kopi 

“Kita jauh -jauh kesini untuk mencari kopi yang memiliki teste yang unik. Kita bisa tukar pengalaman ngurus kedai kopi dalam tenda,” kata Dedy.

Dedy mengaku kopi Songgon rasanya aneh. Demikian juga kopi khas kawasan lereng Gunung Ijen sudah banyak dicari orang.

Baca: HKTI Banyuwangi Siapkan Program Penguatan Modal Petani Kopi 

Lain lagi, diungkapkan Agung (40) asal Mojokerto, sengaja datang ke Songgon untuk bekerjasama dengan petani kopi. “Itung-itung kita pingin bangun kerjasama pemasaran mas. Selain itu, tempatnya cocok buat acara liburan dengan keluarga,” terang Agung.

Panitia Songgon Coffee Camp mengajak peserta bermain game.

Tak pelak stand Produk kopi UMKM diborong peserta Songgon Coffee Camp. Mereka tidak saja membeli kopi tetapi juga menikmati view indahnya Green Gumuk Candi.

Baca: Bupati Anas Titipkan Arsitektur Budaya Sejarah Pantai Boom ke Pelindo III

UMKM yang bergerak dipengolahan kopi rakyat, pengelola obyek wisata dan komunitas jeep di Kecamatan Singgon bergerak lebih cepat meraih pasar.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *