Covid-19, Komisi II Minta Pemda Gratiskan Retribusi untuk Pedagang Pasar Tradional

  • Whatsapp

Kabar Rakyat – Komisi II DPRD kabupaten Banyuwangi berharap kepada Pemerintah daerah agar mengratiskan atau memberi keringanan 50 persen pembayaran retribusi kepada pedagang di pasar tradisional.

Khususnya para pedagang konveksi, peralatan rumah tangga atau non sembako.

Ketua Komisi II, Hj. Mafrochatin Ni’mah mengatakan, banyak pedagang mengeluh minimnya transaksi jual beli sejak diterapkanya aturan social distancing dan physical distancing dampak penyebaran virus covid-19.

Kebanyakan dari pedagang non sembako,seperti konveksi, peralatan rumah tangga. Tapi juga ada pedagang ikan kering atau ikan asin yang masih bertahan meski sepi pembeli.

” Pendapatan yang diperoleh turun hingga 80 persen, sehingga merasa keberatan membayar retribusi pasar yang dipunggut setiap hari, maunya di gratiskan atau diberi keringganan 50 persen sampai batas waktu penerapan social distancing,” ucap Hj. Ni’mah saat dikonfirmasi Kabar Rakyat, Selasa (21/04/2020).

Menurut Ketua fraksi PKB DPRD banyuwangi ini, Pemerintah daerah harus mengimbangi kebijakan Pemerintah pusat yang telah memberikan relaksasi pembayaran angsuran jika mempunyai tanggungan Perbankan melalui peraturan OJK.

Baca juga: Penjual Nasi Pecel Rela Donasikan Tabungan Umroh Untuk Penanganan Covid -19

Demikian pula kepada pedagang kecil yang hanya mempunyai modal usaha minim juga harus dibeti keringanan dalam bentuk kebijakan pembebasan pembayaran retribusi atau mendapatkan potongan 50 persen.

” Keberlangsungan usaha Yu Nah Yu Tun ini juga harus dperhatikan, berikan jaring pengaman sosial, pemerintah daerah harus hadir ditengah-tengah mereka disaat kondisi ekonomi yang semakin melemah ini, ” tegasnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, RR Nanin Oktaviantie menyampaikan. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah berencana untuk memberikan keringanan pembayaran retribusi kepada pedagang di 21 pasar tradisional se Banyuwangi.

” Terkait keluhan pedagang atas sepinya pasar telah saya sampaikan kepada Bupati Banyuwangi, dan beliau menyadari, ” ucap Nanin.

Baca juga: Satpol PP Woro-woro Corona, Wajib Bermasker dan Jaga Jarak Bapak Ibu!!

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya telah mengajuhkan surat permohonan kepada Bupati Banyuwangi agar dapatnya menurunkan target PAD dari retribusi pasar sebesar 50 persen dari target.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *