Desa Wisata Tamansari Bersiap Menyambut New Normal Layanan Wisata

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Angin segar akan dibukanya, New normal Pariwisata, direspon cepat oleh pelaku pariwisata. Salah satunya, di Desa Wisata Taman Sari Kec. Licin, Banyuwangi.

Kelompok masyarat wisata dengan cepat bergerak melakukan kesiapan penerimaan new normal kunjungan wisatawan.

Bersama stakeholder pelaku wisata desa terkait, mulai dari; Pokdarwis, Kelompok Home Stay, guide, pokmas yang dikomandoi langsung dan dibawah Naungan Bumdesa Dewi Tari Idjen melakukan kerjabakti kesiapannya.

Salah satunnya, menyiapkan tempat cuci tangan di tempat umum, ruang screen disinfektan, dan beberapa titik kumpul kunjugan strategis, mulai dari fasilitas umum Kantor Desa Tamansari, Destinasi Wisata Desa.

Selanjutnya kawasan Rest Area Tamansari, Jalur Kawah ijen, Sendang Seruni, Taman Gandrung Terakota, Pasar UMKM Terpadu, Rumah Inap Home Stay.

Ketua Pokdarwis Tamansari Sekaligus Dewan Pembina Bumdesa Dewi Tari Idjen, P. Mahsun (55) kepada Kabar Rakyat menjelaskan, yang sudah dilakukan untuk persiapan secara total bersama masyarakat dengan bekerja bakti di semua titik kunjungan dan menyiapkan kelengkapanya.

“Semua itu, telah kami lakukan mulai tanggal 1 – 4 Juni ,” kata P. Mahsun.

Selain kerjabakti, kata P. Mahsun, juga akan melakukan pelatihan dan pembekalan secara khusus terkait penerapan new normal dengan penerapan SOP kesehatan sesuai Protkol Covid-19.

Serta melengkapi petugas lapagan mulai dari masker, face shield (penutup muka) serta kelengkapan lainya.

“Dalam pemberlakuan new normal pariwisata. Yang sewaktu-waktu di umumkan pemerintah pusat dan daerah. Desa Wisata Tamansari, Bumdesa Dewi Tari Idjen berserta pelaku wisata desa sudah sangat siap,” pungkasnya.

Perlu diketahui, selam ini, Desa Tamansari merupakan Desa Wisata terletak di Kec. Licin yang menjadi pintu utama masuk Wisata Gunungapi, Kawa Ijen terkenal dengan Blue fire-nya serta icon wisata unggulan Banyuwangi yang mampu menyedot ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara setiap weekend dan saat liburan panjang.

Dikutip dari berbagai sumber, pemulihan sektor pariwisata yang sudah direncanakan sejak bulan Juli 2020 oleh pemerintah pusat, melalui kementrian lintas sektor, menjadi angin segar oleh para pelaku wisata dan seluruh masyarakat kawasan tumbuh pariwisata di daerah.

Termasuk ketentuan SOP New Normal, Layanan Kunjungan Wisatawan dengan penerapan prosedur kebersihan, kesehatan sesuai protokol kesehatan Covid-19

Informasi diterima, Kabupaten Banyuwangi digadang-gadang menjadi sample projek dari 9 daerah di Indonesia, selain Bali sebagai ibukota pariwisata, DIY Jogjakarta, Bintan dan Batam serta beberapa kota lainya. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *