Di Tengah Pandemi Virus Corona, Realisasi PAD Banyuwangi Masih Stabil

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Ditengah mewabahnya virus covid-19 yang mengakibatkan terhambatnya aktifitas ekonomi. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banyuwangi hingga bulan ke 5 (lima) tahun 2020 masih relatif stabil dan cenderung meningkat dibandingkan tahun 2019.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Alief Rachman Kartiono menyampaikan, capaian PAD Banyuwangi hingga 28 Mei 2020 telah terealisasi sebesar 32,84 persen atau setara Rp. 195 miliar dari target PAD tahun 2020 sebesar Rp. 595 miliar.

“ Penerimaan PAD kita masih stabil ditengah pandemi covid-19, per 28 Mei 2020, sudah terealisasi 195 miliar lebih atau 32,84 persen dari target, ada kenaikan sekitar 2 persen jika dibandingkan dengan realisasi PAD di hari dan bulan yang sama tahun lalu , “ ucap Alief Rachman Kartiono saat dikonfirmasi Kabar Rakyat, Kamis (28/05/2020) di ruang kerjanya.

Menurut mantan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro ini, stabilnya capaian PAD tersebut ditopang dari  penerimaan pajak diluar pajak sektor pariwisata yakni dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTP), pajak air bawah tanah, pajak penerangan jalan dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“ Meski aktifitas pariwisata terhenti, pajak Hotel dan Restauran Alhamdulillah masih ada pemasukan, namun belum maksimal masih dikisaran 20 persen dari target , “ ungkapnya.

Dijelaskan oleh Alief Rachman Kartiono, untuk Penerimaan BPHTP terealisasi sebesar Rp. 15 miliar dari target sebesar Rp.30,5 miliar, Pajak air bawah tanah terealisasi sebesar Rp. 665 juta dari target sebesar Rp,1,3 miliar dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) terealisasi sebesar Rp. 46 miliar.

“ Untuk PBB Perkotaan dan Pedesaan realisasinya masih belum signifikan karena waktu akhir pembayaranya masih panjang , “ jelasnya.

Alief Rachman menambahkan, meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya wajib pajak untuk tetap membayar kewajibannya menjadi poin penting dalam situasi darurat virus covid-19. Dan Pemerintah daerah akan terus berupaya meng-optimalkan penerimaan daerah dengan cara mempermudah pembayaran pajak daerah melalui sistem online atau e-PAD.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *