Didekengi Oknum !! Penambangan Illegal Berkedok Normalisasi Binau Mulai Lagi

  • Whatsapp

Kabar Rakyat – Aktifitas penambangan illegal, baham mineral pasir di aliran Sungai Binau, kembali beraktifitas lagi. Mereka semakin berani, setelah mendapat back up dari oknum yang menjamin kelancaran penambangan di sungai Binau.

Sejak aktifitas penambangan illegal tersebut pada tanggal 5 April 2020 lalu, ditutup oleh Satpol PP, atas dasar pengaduan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi. Kawasan sungai Binau dilarang dilakukan penambangan. Bahkan sebagai tanda, aparat penegak Perda  Kabupaten Banyuwangi, Satpol PP telah memasang tanda garis/Line Satpol PP.

Informasi dihimpun Kabar Rakyat, kegiatan normalisasi sungai Binau di wilayah Singojuruh, Songggon dan Rogojampi sudah melaksanakan kegiatan normalisasi sungai lagi.

Baca juga: ILLEGAL!! Empat Lokasi Pengerukan Pasir Berdalih Normalisasi Ditutup Satpol PP

Namun, belum ada keterangan yang dimaksud pihak back up ini.

“Seperti itu, ada yang sudah berani menjamin aktifitas mereka tidak diganggu siapapun,” ungkap sumber terpercaya, sembari menunjukan bukti foto dan video pada Kabar Rakyat, Selasa (21/4/2020).

Dikonfirmasi via ponsel, Kepada DPU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, melalui Sekretaris DPU Pengairan, Reza Al-Fahroby ST, mengatakan semua normalisasi sungai di wilayah Binau tidak ada rekomendasi dari Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi maupun dari Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur.

“Itu illegal, tidak ada rekomendasi. Semua normalisasi sungai di tiga kecamatan. Kami sudah surat untuk berhenti kegiatan normalisasi (penambangan, red),” tegas Reza Al-Fahroby.

Baca juga: Dinas Pengairan Banyuwangi Tegur Kegiatan Normalisasi Sungai ‘Liar’

Apa lagi, kata Sekretaris DPU Pengairan, surat pengajuan permohonan normalisasi sungai yang baru dari kelompok HIPPA juga sudah dibalas untuk berhenti.

“Sampai surat penutupan normalisasi sungai (Binau) selain dari Pengairan Banyuwangi, juga sudah dibuat oleh Pemprov Jatim,” tegas Sektaris PU Pengairan Banyuwangi Reza Al.Fahroby ST.

Kasi Penindakan dan Penyidikan Satpol PP Banyuwangi, Refai SH di konfirmasi via ponsel mengatakan tugas Satpol PP sudah melakukan penutupan normalisasi sungai dan juga sudah beri garis Satpol PP, 5 April lalu.

“Langkah kelanjutannya untuk bisa melakukan penutupan yang pihak kepolisian di wilayah masing-masing,” ungkap Rifa’i. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *