DPC PKB Banyuwangi Klarifikasi Direkomnya Nama Yusuf-Gus Riza

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Jajaran pengurus DPC PKB Banyuwangi menggelar rapat agenda utama klarifikasi dan konsolidasi dengan jajaran PAC se Banyuwangi, di Kantor DPC PKB atau Graha Gus Dur, pada Kamis (27/8) siang.

Kegiatan itu, berkait ada elemen berbasis nahdliyin beberapa waktu lalu telah mendeklrasikan penolakan terhadap figure Yusuf Widyatmoko sebagai paslon Pilkada 2020 yang di rekomendasi PKB.

Para kader dan jajaran pengurus DPC PKB Banyuwangi mengaku kecewa atas sikap salah satu kadernya yang secara tiba-tiba mundur setelah disiapkan untuk maju sebagai bakal calon bupati dalam Pilkada 9 Desember nanti.

Baca: Partai Hanura Rekomendasi Ipuk-Sugirah untuk Pilkada Banyuwangi

Sebagaimana diketahui, Rekom DPP PKB untuk bakal calon Bupati Banyuwangi akhirnya jatuh ke tangan H. Yusuf Widyatmoko – KH. Muhammad Riza Azizy M.IEB.

Informasi yang beredar, mundurnya kader PKB Gus Munif yang sudah digadang untuk menjadi Bupati Banyuwangi adalah karena dugaan ada tekanan pihak lain bila kader PKB tetap maju dalam Pilkada.

Ketua DPC PKB, H.M. Joni Subagio membenarkan internalnya disudutkan terkait rekomendasi DPP PKB tidak diberikan kepada kader PKB. Bahkan sudah ada yang deklarasikan penolakan figur yang direkomendasi DPP.

Baca: Empat Elemen Basis Nahdliyin Deklarasi Tolak Rekom DPP PKB Turun ke Yusuf Widyatmoko

“Maka itu, seluruh PAC se Banyuwangi kami undang. Kita jelaskan duduk permasalahan yang sebenarnya,” ungkap Abah Joni sapaan akrab Ketua DPC PKB Banyuwangi.

Bahkan H.M Joni Subagio terang-terangan mengungkapkan bahwa dirinya baru tahu masalah pengunduran diri Gus Munif itu dari Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar.

“Malem, sebelum rekom turun ke Yusuf Widyatmoko, Gus Halim telpon saya dan mengaku kecewa karena tiba-tiba Gus Munif mengundurkan diri,” ungkap Joni Subagio.

Baca: Pemerintah Banyuwangi Sosialisasi Inovasi Administrasi Kependudukan Online

Dijelaskan, kabar pengunduran diri Gus Munif itu didapatkan DPP dari laporan salah satu pengurus DPC.

“Kemudian, saya minta waktu untuk klarifikasi kepada yang bersangkutan. Tetapi tidak bisa dihubungi. Termasuk juga pengurus DPC yang disebut oleh Gus Halim. Dan malam itu saya hanya diberi waktu satu jam,” beber H.M Joni Subagio.

“Setelah itu DPC diminta membuat surat pengajuan calon atas nama Yusuf – Gus Riza. Karena waktunya memang sudah mepet,” beber Joni, tentang kronologi turunnya rekom partai untuk pasangan Yusuf – Gus Riza.

Baca: Rayakan Pesta Kemerdekaan Bersama MPM Honda Jatim, Berhadiah Jutaan Rupiah

Untuk mendapat penjelasan langsung dari yang bersangkutan, DPC PKB menggelar rapat dengan agenda utama klarifikasi dan konsolidasi yang digelar Kamis (27/8). Namun, Gus Munif tidak hadir dan hanya diwakilkan.

“Ya sudahlah. Partai sudah memutuskan, dan kita wajib menjalankan. Kita harus tetap menjaga marwah partai,” tegas Joni, yang mengaku tidak menafikan kemungkinan ada konspirasi dibalik pengunduran diri itu.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *