DPRD Nilai GOR Tawangalun untuk Karantina Pemudik Kurang Layak

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Gedung Olah Raga (GOR) Tawangalun yang disediakan Gugus Tugas COVID-19 untuk transit pemudik yang nekat pulang kampung ke Banyuwangi itu.

Dinilai oleh anggota DPRD kurang layak. Selain hawanya gerah karena kurangnya sirkulasi udara, tempat tidur yang disediakan juga barang bekas.

Hal ini terungkap setelah beberapa anggota dewan dari lintas fraksi melakukan tinjau lapang persiapan transit pemudik , Senin (04/05/2020).

Anggota DPRD dari fraksi PDI-Perjuangan, Salimi mengatakan, kondisi ruangan GOR Tawangalun yang akan digunakan tempat transit pemudik panas karena sirkulasi udaranya kurang lancar. Selain itu, tempat tidur yang disediakan juga tidak layak.

“ Ruanganya tidak disediakan pendingin atau kipas angin sehingga cukup panas, springbed juga banyak yang kusut dan robek-robek, seharusnya disediakan yang baru , “ ucap Salimi saat dikonfirmasi Awak Media.

Tempat tidur yang disediakan tersebut merupakan barang pinjaman dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Padahal ada anggaran sebesar Rp. 78 miliar, yang salah satu fungsinya bisa digunakan untuk penyediaan tempat tidur ruang transit maupun isolasi di GOR Tawangalun.

Sementara Koordinator ruang transit dan isolasi covid-19 GOR Tawangalun, Zein Kastolani membenarkan jika tempat tidur yang digunakan ruang transit merupakan pinjaman dari BKD.

“ Tempat tidur pinjam ke BKDsebanyak 30 unit, di ruang transit GOR disediakan sebanyak 25 tempat tidur, dan 5 lainnya ditempatkan di ruang isolasi di Wisma Atlet , “ ucap Zein Katolani.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *