Forum Perupa Banyuwangi Berbagi Aksi untuk Mencegah Virus Corona

  • Whatsapp

Dua lukisan terbaik, dilelang dan uang hasil lelang 100 persen untuk diserahkan ke Gugus Tugas Covid Kabupaten Banyuwangi.

Kabar Rakyat – Style sosialisasi bahaya virus corona atau Covid-19, ternyata beragam dan lebih mengena simpati masyarakat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Adalah, Forum Perupa Banyuwangi (FPB). Wadah para pegiat seni rupa atau pelukis lokal yang berpengalaman memiliki karya nasional dan internasional.

Mereka ingin menunjukan empati terkait kondisi ancaman Virus Corona bagi kelangsungan hidup manusia. Guncangan sosial ekonomi kesulitan hidup bahkan nyawa sudah jutaan hilang direnggut wabah Corona.

Selain atraksi melukis on the spot dan lelang lukisan, para seniman lukis FPB itu juga membagikan sembako, masker dan stiker imbauan agar melakukan stay at home.

Baca juga: Kades Sraten Tidak Setuju Sosialisasi Bahaya Covid-19 Dibumbui Horor

Sembako dibagikan kepada para tukang becak dan warga miskin terdampak yang kebetulan melintas. Sedangkan masker dibagikan kepada pengguna jalan yang masih banyak bepergian tanpa masker.

Kukisan2
Karya huang foung, disumbangkan untuk peduli corona.

Tak hanya itu, mereka melakukan atraksi melukis on the spot, yang nantinya akan dilelang untuk kemudian hasilnya akan diberikan untuk penanggulangan COVID-19.

Atraksi melukis dan pembagian sembako ini digelar di persimpangan Kelurahan Kertosari, Banyuwangi, 18 April 2020.

Baca juga: Banyuwangi Heboh!! Pesan Suara Mirip Bupati Perintah Camat Siaran Keliling Membawa Keranda Mayat

Gandrung Kemakmuran,bahan Polyester resin, tinggi 220 cm harga Rp 150.000.000 untuk cegah corona

Seorang pelukis juga melakukan aksi melukis diatas kanvas berukuran 100×100 sentimeter. Dengan lihainya, pelukis tersebut menguas cat di atas kanvas. Lukisan itu nantinya akan dilelang dan hasil lelang seluruhnya akan di sumbangkan ke Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Banyuwangi.

“Ada dua lukisan yang rencananya kita lelang. Lukisan berjudul “Kasih Ibu” dengan bahan Polyester Resin dibandrol Rp 25 juta dan satu karya lukis lainya berjudul ” Gandrung Kemakmuran” dengan bahan dipatok harga Rp 150 juta,” ujar Ketua FPB, Ilyasin pada wartawan.

Lukisan
Karya Katirin
Judul “landcape”2017 ukuran 100cm x 55cm acrylik on canvas disumbangkan 100%untuk peduli corona.

Selain dua lukisan itu, kata Ilyasin, beberapa lukisan hasil karya pelukis maestro Banyuwangi seperti, S. Yadi K, Mozes Misdy , Wang Fuong, Katirin, Iwaki, M. Harahap Windu PR, Kojin, Yasin, dan sejumlah pulukis kenamaan lainya juga siap dilelang.

“Ada sekitar 100 sak beras yang kita bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, 3.000 masker yang dibagikan hari itu untuk masyarakat yang masih belum menggunakan masker,” tambahnya.

Karya Pak Hartono,
Kasih ibu bahan Polyester resin harga Rp 25,000.000

Ilyas sendiri menilai banyak masyarakat yang masih menyepelekan protokol kesehatan. Karena itu dalam kesempatan itu juga dia membagikan stiker dengan seruan “Neng Umah Byaen” yang artinya di rumah saja dalam bahasa osing. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *