Hujan Tangis Hantar Pemakaman Jasad Pencari Burung di TN Meru Betiri

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Hujan tangis warga Desa Sarongan pecah saat jenasah Semianto, pencari burung di TN Meru Betiri dimasukan dalam kubur. Usai di otopsi pihak RSUD Blambangan.

Warga Sarongan mengatarkan diperistirahatan, sebagai upaya memberi penghormatan terakhir pada jenasah Semianto, Mereka memadati tempat pemakaman umum (TPU) di Dusun Krajan RT.03 RW O3 Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi.

Menurut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kapolsek Pesanggaran AKP Mujiono, mengatakan bahwa memang benar setelah dilakukan otopsi jenazah sudah dimakamkan oleh keluarganya.

Pemulangan hingga pemakaman jenazah almarhum Samianto, 16.00 WIB, dihujani tangisan keluarga dan kerabat mereka.

“Selama pelaksanaan pemakaman jenazah berjalan dengan lancar aman dan kondusif,” kata Kapolsek AKP Mujiono.

Kepolisian, kata AKP Mujiono, membutuhan verbal hasil otopsi untuk kepentingan proses penyelidikan.

“Pemakaman almarhum, masih menunggu hasil otopsi jenasah dari pihak rumah sakit,” paparnya.

Diberitakan, sebelumnya Tim Reskrim dan Inafis Polresta Banyuwangi berkerja keras melakukan olah TKP. Hasilnya kerugian belum bisa disimpukan jumlahnya.

Kerusakan fasilitas Balai Taman Nasional (BTN) Meru Betiri, baik yang rusak maupun di bakar masa ada tiga bangunan. Diantaranya, satu Kantor Balai Taman Nasional Meru Bitiri, Dua pos penjagaan dan gedung Balai Taman Nasional Rajekwesi dan Seluruh mess Sukomade juga dirusak dan dibakar oleh massa.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *