IDE JITU!! Kades Sraten Siapkan Gelang ODP Pemudik, yang Ngawasi Banyak Tambah Enak

  • Whatsapp

Kabar Rakyat – Urusan pantau memantau para pemudik di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Bukan hal sepele. Tapi demi pengawasan ancaman wabah virus corona atau covid-19. Segala kemungkinan akan dilakukan.

Termasuk, memberi tanda khusus pada pemudik yang sudah terlanjur pulang atau nekat mudik kampung.

Adalah, Drs. H. Arif Rahman Mulyadi, Kepala Desa Sraten, memberi gelang khusus sebagai tanda bahwa yang bersangkutan pemudik yang harus melewati isolasi 14 hari. Sehingga warga yang lainnya, juga bisa ikut mengawasi.

“Ini adalah cara kami. Agar yang bersangkutan, rela dan mau mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19. Dari gelang itu, orang bisa tahu. Dilaksanakan dengan benar atau tidak,” kata H. Rahman yang dikenal juga pengurus PCNU Banyuwangi pada Kabar Rakyat, Selasa(21/4/2020).

Hingga kini, sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Desa Sraten, H. Arif Rahman Mulyadi terus memantau kedatangan warganya dari rantau. Khususnya perantau yang baru datang dari zona merah, seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Bali.

Baca juga: Petugas Siaga Jaga Masyarakat dalam Physical Distancing Selama Belanja di Lumbung Pangan Jatim

Ide ini, terpikir waktu rapat PCNU, bagaimana PCNU bisa memantau warga Banyuwangi yang datang dr rantau dalam situasi Corona.

Degan dasar pemikiran itulah Kades Sraten langsung ambil langkah membuat gelang bertuliskan ORANG DALAM PENGAWASAN (ODP).

“Gelang bertuliskan ODP untuk warganya, yang datang dari rantau. Masing-masing gelang di distribusi kepada kepala dusun untuk diberikan ke semua RT se Desa Sraten,” jelas Kades Sraten.

Beberap gelang ODP Covid-19 sudah beberapa orang menggunakannya. Mereka datang dari wilayah Zona Merah, baik dari Bali- Jakarta dan lainnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *