JANGAN PANIK !!! Ini Penjelasan Medis Meninggalnya PDP Genteng asal Desa Kembiritan

  • Whatsapp

Kabar Rakyat – Informasi meninggalnya seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur sempat membuat resah warga. Khususnya sekitar tempat tinggal.

Berikut laporan wartawan media siber, Kabar Rakyat wawacara dengan pihak medis RSUD Genteng dan Kepala Desa Kembiritan.

Di Pemakaman umum Dusun Krajan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi telah dilaksanakan kegiatan pemakaman salah satu Pasien yang berstatus PDP inisial F usia 56 tahun, Kamis (9/4).

Bersangkutan, dirawat di RSUD Genteng, sejak tanggal datang 21 Maret 2020. Sebelumnya dari Jember-Lumajang, riwayat demam, batuk, pilek, menggigil, thorax pneumonia, RDT reaktif yang meninggal dunia pada hari Kamis, tanggal 9 April 2020 pukul 04.30 WIB di RSUD Genteng.

Menurut dr. Sugiyo, pihak RSUD Genteng, mengatakan F meninggal sekitar pukul 4.30 WIB, pagi. Ketika pasien masuk RSUD pada tanggal satu April kemaren pagi, sampai sekarang masih diruang isolasi dengan kondisi menurun dan sesak.

Tapi pasien ini, jelas dr. Sugiyao, riwayat sebelumnya sudah ada tanda-tanda penyakit riwayat yang lain. Seperti diabet atau kencing manis. Sebelum masa pandemi si pasien ini sudah sering keluar masuk RSUD Genteng untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis dalam.

Sehingga si pasien sudah beberapa hari melakukan pemeriksaan ronsen dan lab. Untuk ronsen penimono positif yaitu tanda penyakit sedang. Untuk bisa memastikan dari Tim Satgas Banyuwangi dan Dinas Kesehatan rumah sakit harus melaksanakan sweb.

“Untuk sweb sudah lima hari lalu. Sudah dikirim ke Surabaya. Dan hasilnya untuk saat ini masih belum muncul karena masih butuh waktu,” kata dr. Sugiyo.

Kalau meninggalnya itu karena diabetes masih menimbulkan tanda tanya. Sehingga masih belum bisa memastikan yang jelas si pasien ini ada tanda-tanda batuk dan pilek, disertai demam dengan kondisi lemah.

Serta sistem kekebalan tubuh si pasien ini menurun. Sehingga tidak ada terjangkit sedikit virus yang bisa memperburuk kondisi si pasien dan dari pihak RS belum bisa memastikan confirm covid 19

dr. Sugiyo menghimbau, kepada masyarakat, bahwa pada masa pandemi covid 19 ini, kita perlu mematuhi aturan pemerintah dan dinas kesehatan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *