Kapolresta Banyuwangi Gandeng Maestro Pelukis Bentuk Seniman Tangguh

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Ditengah kegalauan para perupa khususnya seniman lukis Banyuwangi, Kapolresta kombes.Pol. Arman Asmara Syarifuddin, S.H, S.I.K, M.H menjadi oase.

Betapa tidak, dampak pandemi Covid -19 meluluh latakan pekerja seni. Namun, pekerja seni kini kembali optimis berkat adanya komunitas “Seniman Tangguh”.

Sebuah harapan dan optimisme kembali terpancar dari wajah-wajah perupa Banyuwangi yang tergabung dalam Langgar Art Kelurahan Sobo, Banyuwangi.

Semangat itu kembali muncul setelah Kapolresta Banyuwangi Kombes. Pol. Arman Asmara membentuk “Seniman Tangguh” sekaligus merelakan menjadi bapak angkat para pelukis.

Kepedulian Kapolresta Banyuwangi ini disambut antusias oleh sang maestro Mozes Misdy pelukis lima zaman.

Sosok tauladan dan legeda hidup para pelukis Banyuwangi ini pun tidak mengira, jika Kombes. Pol. Arman Asmara memiliki kepedulian besar kepada pekerja seni.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin bersama pelukis N. Kojin dan Windu Pamor.

Hal itu disampaikan Mozes Misdy ketika menyambut Kedatangan Kombes.Pol. Aran Asmara Syarifuddin di Langgar Art ( Gen Art ) perumahan Griya Wiyata yang di kukuhkan sebagai tempat ” Seniman Tangguh”.

[the_ad id=”29596″]

Sosok pelukis yang karyanya setara almarhum Afandi asli kelahiran Banyuwangi, merasa bangga adanya pimpinan yang bicara dengan hati-nya.

” Tidak banyak pimpinan Polri yang mau peduli dengan kehidupan seniman khususnya pelukis. Beliau ketika kami berbincang nyambung dan menerima kami apa adanya,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *