Kematian Satu PDP Banyuwangi Diyakini dari Penyakit Bawaan

  • Whatsapp

Satu kasus PDP Covid-19 Banyuwangi Kota meninggal dunia

Kabar Rakyat – Satu orang status Pasien Dalam Pengawasan meninggal dunia. Penyebab kematian apakah karena virus corona atau karena penyakit bawaan gagal ginjal. Masih belum ada diagnose yang memastikan. Karena hasil uji usap tenggorokan atau swab masih belum keluar dari kementrian kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr.Widji Leatariono sekaligus sebagai juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, PDP yang Kelurahan Singonegaran Kecamatan Banyuwangi itu tidak memilik riwayat penyakit, dan usianya juga masih muda sekitar 26 tahun. Namun sebelum ditetapkan sebagai PDP, mendinag memiliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Jember.

“ Berdasarkan hasil laboratorium PDP yang meninggal dunia malam ini kerena gagal ginjal , “ ucap dr. Rio kepada sejumlah Awak Media, 19 April.

Dijelaskan, PDP yang meninggal dunia sebelumnya telah menjalani tes swab, namun hingga saat ini hasil tes swab belum juga keluar, sehingga proses pemulasaran dan pemakaman tetap mengunakan SOP covid-19.

Saran dr.Rio kepada masyarakat untuk mematuhi aturan Pemerintah yakni social distancing dan physical distancing. Bekerja, belajar dan beribadah di rumah, jika keluar rumah wajib mengunakan masker dan hindari keramaiaan.

Informasi lainnya, PDP di Kelurahan Singonegara, bahwa diagnosa medis menurut keterangan keluarga gagal ginjal. Dan almarhum ke Jember tidak dua minggu yang lalu, tapi sudah 1 bulan yang lalu. Karena almarhum di Jember tanggal 16 Maret. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *