Komisi II DPRD Banyuwangi Minta Perbankan dan Leasing Patuhi Peraturan OJK Ditengah Wabah Virus Corona

  • Whatsapp

KabarRakyat – Komisi II DPRD minta lembaga keuangan Perbankan maupun perusahaan pembiayaan (Multi Finance Leasing) di Kabupaten Banyuwangi benar-benar mematuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 11/POJK.03/2020 di tengah pandemi virus covid-19.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi II, Hj. Mafrochatin Ni’mah usai rapat kerja bersama, Dinas Koperasi,Usaha Mikro dan Perdagangan, Bank Jatim, Bank Mandiri, Bank BCA, BRI, Bank BNI 46, FIF, Adira, Suzuki Finance, WOM, Asosiasi Koperasi dan Akrab, Kamis (16/04/2020).

“ Komisi II minta Perbankan, Leasing mematuhi aturan OJK yang memuat berbagai macam bentuk keringanan atau relaksasi kredit kepada debitur terdampak  , “ ucap Hj. Ni’mah saat dikonfirmasi Awak Media.

Mantan Ketua Fatayat NU Kabupaten Banyuwangi ini mengatakan, Peraturan OJK tersebut meminta Bank maupun perusahaan pembiayaan untuk memberikan relaksasi atau keringanan kredit kepada debitur atau peminjam yang usaha dan pekerjaanya terdampak penyebaran virus corona.

“ Atas dasar aturan OJK tersebut, Bank maupun leasing dilarang menagih angsuran kredit mengunakan jasa debt collector, Komisi II tidak ingin ada keluhan dari masyarakat perihal itu , “ tegas Hj.Ni’mah.

Dalam aturan, debitur terdampak corona bisa mengajukan keringanan dengan berbagai cara seperti penurunan suku bunga, perpanjangan jngka waktu angsuran, pengurangan tunggakan pokok maupun pengurangan tunggakan bunga.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *