Kontribusi BSI dalam Penyediaan APD Covid-19

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Berkenaan dengan penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) kembali berkontribusi melalui penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis maupun yang berkepentingan dan berhak (30/6). APD ini pengadaannya turut difasilitasi Kementerian Pertahanan (KemHan) Republik Indonesia.

Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Banyuwangi, PT BSI secara khusus sangat peduli pada situasi kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini.

Bagaimanapun, penanggulangan wabah Covid-19 memang menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, swasta, maupun seluruh unsur masyarakat lainnya. Kesiagaan ini mutlak mengingatan caman penularan virus baru ini memang tidak main-main.

“Kami berharap dukungan kami dapat meningkatkan kesiagaan Kabupaten Banyuwangi menangani Covid-19 ini,” kata Senior Manajer External Affairs PT BSI, Sudarmono.

Sudarmono melanjutkan bahwa bantuan tersebutuntuk melengkapi bantuan yang sudah diserahkan PT BSI kepada Pemerintah Banyuwangi beberapa waktu yang lalu: APD, dua ventilator, dan 1.000 rapid test kit. Sementara itu, di wilayah Kecamatan Pesanggaran, kegiatan pembagian maskerdan paket sembako kepada masyarakat masih terus berlanjut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satgas Covid-19 PT BSI bekerja sama dengan relawan yang ada di Pesanggaran.

[the_ad id=”29596″]

Sampai 29 Juni 2020, PT BSI tercatat sudah membagikan 36 set tandon cuci tangan portable, 110 liter sabun cuci tangan, 60,2 liter hand sanitizer, 23.000 masker kain, 300 masker N95, 10 buah thermogun, 30 pasang sarung tangan karet, 900 pasang sarung tangan lateks, 12 pasang sarung tangan karet panjang, 80 pelindung wajah, 620 hazmat, 24 pasang sepatu but karet, serta 766 paket sembako.

Peran serta aktif PT BSI dalam penanggulangan Covid-19 juga diterapkan di lingkungan kerjanya di dalam site.

Foto. Istimewa

Dalam seluruh kegiatan operasinya, senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja yang ketat dan saksama: memeriksa suhu dan disinfektan setiap pengunjung, melakukan karantina 14 hari bagi karyawan yang datang dari luar Banyuwangi dan, setelahnya, yang bersangkutan baru boleh aktif bekerja setelah mendapatkan surat keterangan sehat.

Berikutnya, memeriksa suhu tubuh setiap hari, mewajibkan pemakaian masker, menyemprotkan disinfektan secara rutin, menerapkan penjarakan fisik, hingga menutup kunjungan dalam jumlah besar ke area site atau mine tour.

Bantuan yang diserahkan hari ini:

DATA BSI

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *