Mahasiswa Pariwisata Poliwangi Membangun Spot Foto di Wisata Pinus Songgon

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Pembuatan spot foto jembatan gantung berbasis twinkel ligt (cahaya lampu) di Wisata Pinus Songgon, Banyuwangi akan menambah wahana baru bagi traveler alam yang cinta adventure.

Yang harus diketahui, spot foto jembatan gantung berbasis twinkel ligt dikerjakan oleh Himpunan Mahasiswa Pariwisata Politehnik Negeri Banyuwangi (HIMA-PAR POLIWANGI ) dalam program Hibah Bhakti Mahasiswa Pariwisata.

Spot selfie yang digarap sejak 29 Juni 2020 lalu, saat ini pengerjaannya sudah mencapai 3o %. Harapannya dari Program Bhakti Hibah Mahasiswa ini agar Wisata Pinus Songgon semakin beragam wahana yang bisa dinikmati wisatawan saat berkunjung.

”Sengaja pilihannya di Wisata Pinus Songgon, agar pecinta spot selfie ini semakin memberi warna baru dengan metode jembatan gantung berbasis cahaya lampu lampu. Ini sangat baru dan menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung,” ungkap Hida Ariyanti, Ketua HIMA-PAR POLIWANGI.

[the_ad id=”29596″]

Disinggung kenapa memilih tempat yang berlokasi diwisata alam berasis hutan seperti Wisata Pinus Songgon? Hida, sapaan akrab, menjelaskan bahwa Wisata Pinus Songgon destinasi wisata berbasis alam hutan pinus sekaligus wisata yang dikerjakan berbasis masyarakat.

“Ini yang membuat Himpunan Mahasiswa Pariwisata memilih lokasi pengabdian kami,” tambahnya.

Himpunan Mahasiswa Pariwisata Politehnik Negeri Banyuwangi (HIMA-PAR POLIWANGI ) dalam program Hibah Bhakti Mahasiswa Pariwisata.

Sementara disinggung  sampai kapan pengerjaan program ini dapat diselesaikan dan bisa dimanfaatkan pengunjung Wisata Pinus Songgon? Dijelaskan Hida Ariyanti, Sebulan lalu HIMA- PAR POLIWANGI sudah koordinasi dengan pengelola dan masyarakat Wisata Pinus Songgon.

Mulai dari tahapan koordinasi dengan Perhutani KPH Banyuwangi Barat, WPS, masyarakat, serta sosialisasi tehnik serta pengerjaanya.

“6 hari yang lalu kami sudah mulai lakukan pengerjaan bersama sama satu bulan kedepan awal agustus sudah bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh pengunjung atau wisatawan umum,” ungkap Mohammad Iskandar Ketua Pelaksana dari Mahasiswa  Pariwisata.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *