Menurun Aktifitas Masyarakat Karena Corona, Pedagang Mengeluh Sepi

  • Whatsapp

KabarRakyat – Sejumlah pasar tradisional di Kota Banyuwangi mengeluh sepinya pengunjung dan transaksi jual beli dampak dari berkurangnya aktifitas masyarakat akibat ramainya kabar penyebaran virus corona.

Sebagian pedagang merasa penghasilannya berkurang hingga 40 persen, pasca keluarnya kebijakan pemerintah untuk meliburkan sekolah, penutupan tempat wisata, dan dikuranginya aktifitas kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“ Pengunjung atau pembeli di pasar Banyuwangi sejak beberapa hari ini sepi, transaksi jual beli berkurang hingga 40 persen, mungkin dampak diliburkannya anak sekolah , kinerja pegawai juga dikurangi untuk mencegah virus corona , “ ucap salah satu pedagang, Susilowati kepada Kabar Rakyat, Kamis (19/03/2020).

Padahal menurut Susilowati harga komoditas pangan di banyuwangi tidak mengalami kenaikan, kecuali gula yang harganya naik karena persediaan barangnya menipis. Harga beras antara Rp. 10.850 hingga Rp. 12.700 per kilogramnya tergantung kualitasnya, minyak goreng Rp. 13.700, telur ayam Rp. 26.500 per kilogram.

“ Hanya gula pasir yang mengalami kenaikan, yang biasanya dikisaran Rp.12.500 per kilogram , saat ini menjadi Rp. 16.500 per kilogramnya, meski tidak ada kenaikan harga sembako pasar tetap sepi beberapa hari ini mungkin takut corona , “ ungkapnya mengeluh.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu Asisten Manager Swalayan di Banyuwangi, Agus Salim menyampaikan, sejak adanya himbauan kepada masyarakat untuk menghindari keramaian. Jumlah pengunjung ke pusat perbelanjaan menurun.

“ Jumlah pengunjung ke swalayan kami beberapa hari ini memang mulai menurun, khususnya di gerai fashion , “ ucap Agus Salim.

Produk fashion transaksi jual beli mengalami penurunan hingga 30 persen setiap harinya karena memang bukan kebutuhan sehari-hari, tetapi untuk produk pangan di supermarket penurunanya kecil.

Untuk menanggulangi penurunan pengunjung dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung swalayan, pihaknya telah menyediakan Hand Sanitizer, terutama pada area-area yang bersentuhan langsung dengan customer.

 

Reporter : Hariyadi

Editor : Rony DE

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *