Meski Krisis Anggaran, Atlet Arung Jeram Banyuwangi Rajin Berlatih Hadapi Kejurda Jatim 2020

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Semangat untuk memajukan dan ikut mewarnai blantika Cabang Olahraga di Banyuwangi. Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Cabang Banyuwangi bersama Calon Atlit dan Atlit Arung Jeram terus giat berlatih, pada hari, Minggu, 2 Agustus 2020.

Kegiatan latihan di gelar area lapang Base Camp Pinus Rafting (Pinus Camp) adalah yang ke-17 kali setelah beberapa latihan digelar secara bergiliran di beberapa tempat operator Rafting anggota FAJI (G-RAFT, X-BADENG dan PINUS CAMP BWI).

Kemampuan fisik atlit Arung Jeram masih jadi porsi terbanyak dalam latihan. Ketua FAJI Banyuwangi, Alfan Impriadi yang juga Asesor Faji Jawa Timur menggembleng fisik atlit dan masih ada beberapa tahapan lainnya.

“Calon Atlit yang bergabung di Faji Banyuwangi dari unsur gabungan beberapa lembaga. Ada dari kelompok mahasiswa Mapala dan guide arung jeram. Sehingga harus ada pembekalan khusus bagi yang baru masuk perekrutan baik secara teori maupun latihan langsung dilapangan,” ungkap Alfan.

Disinggung sejak kapan latihan ini diadakan dan untuk apa targetnya. Jawab Alfan, sejak kepengurusan baru yang di deklarasikan bertempat di Osingdeles bulan April lalu, yang ditindaklanjuti dengan penyusunan program kerja.

“Salah satunya perekrutan Calon Atlit Arung jeram. Ini penting kami lakukan agar arung jeram bisa menjalankan dwi fungsi manfaat 1 arung sebagai wisata dan yang ke dua sebagai olahraga potensial, yang harapanya bisa mengharumkan nama Banyuwangi di kancah olahraga Rafting baik skala Jawa Timur dan Nasional,” tambahnya.

Calon atlet dan atlet arung jeram binaan FAJI Banyuwangi giat berlatih.

Atlit yang bergabung dalam latihan kali ini, kata Alfan, diikuti 23 calon atlit, 7 atlit putri dan 16 atlit putra. Kegiatan yang menyedot anggaran ini setiap latihan secara swadaya dibiayai oleh anggota FAJI Banyuwangi dari 3 operator didalamnya, G-RAFT, X-BADENG dan PINUS CAMP BWI.

“Latihan kami Lakukan rutin secara berpindah. Bergantian antar operator, dan semua pembiayaan secara iuran bersama anggota FAJI. Karena kami belum dapat anggaran baik dari pemerintah maupun KONI karena Cabang Olahraga FAJI Banyuwangi baru terbentuk belum genap 1 tahun,” jelas Ketua FAJI Banyuwangi ini.

“Tapi kami akan berusaha keras meski krisis anggaran untuk biaya latihan. Agar calon atlit arung jeram Banyuwangi tetap bisa berlatih rutin,” jelasnya.

“Saya yakin meski krisis anggaran. Kami akan bisa curi point medali di bawah pelatih langsung Ketua Harian, Alfan. Impruadi saat kejurda nanti utamanya di kelompok putri optimis mendulang prestasi,” tambah Yusuf Pinus, Seksi Prasarana.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *