Ombak Pantai Selatan Banyuwangi Pecah Konsentrasi Tim SAR

  • Whatsapp

Pencarian Hari Pertama Jasad Krisna, sisir perairan Pulau Merah hingga Pancer

KABAR RAKYAT – Hari pertama, Tim SAR gabungan; BASARNAS, Satpolairud Polresta Banyuwangi dan TNI AL konsentrasi menyisir kawasan pantai selatan dari lokasi hilang Pulau Merah hingga perairan Pancer.

N.H Najid dari BASARNAS selaku Kordinator Tim SAR gabungan mengatakan  perkembangan pencarian Krisna 21 tahun, seorang pengunjung wisata Pulau Merah. Menghadapi tantangan ombak tinggi pantai selatan.

“Ada dua kelompok SAR pencari. Yang menyisir perairan laut selatan dari titik hilang Pulau Merah hingga perairan Pancer,” kata Najid.

[the_ad id=”29596″]

Pencarian hari pertama ada  Search and Rescue Unit (SRU)  didalamnya. Tim Pos SAR Banyuwangi, menyisir kawasan perairan yang memiliki potensi tinggi gelombang laut.

Baca: Petugas Keamanan Pantai Pulau Merah Sempat Tegur Korban Tenggelam

Najid menambahkan,  Tim SAR terus melakukan penyisiran secara bersamaan, dengan dukungan sejumlah peralatan SAR. Seperti peralatan navigasi darat berupa peta, kompas, GPS dan juga peralatan untuk evakuasi korban tenggelam di laut.

Tim SAR gabungan

Dalam pencarian pada hari ini , belum ditemukan dan di lanjutkan besok pagi, untuk menyisir wilayah pantai wisata pulau merah dan pantai pancer.

Baca: Negatif Covid-19, 15 Warga Isolasi di Situbondo Pulang dengan Pengawalan

“Semoga pencarian besok pagi, bisa berhasil menemukan korban,” pungkas Najid.

Telah diberitakan, dua orang pengunjung wisata Pulau Merah, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi terseret arus, Sabtu.

Satu bocah Akil 9 tahun meninggal dunia. Pemuda bernama Krisna 21 tahun hilang terbawa arus setelah ombak datang menghampiri.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *