Pemkab Banyuwangi SP-1 Usaha Ternak Ayam di Glenmore

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Pemkab Banyuwangi melalui tim gabungan lintas instansi pemerintah melakukan sidak ke peternakan ayam milik warga Dusun Sidoluhur Kecamatan Glenmore yang diyakini tidak memiliki izin peternakan, 11 Mei 2020.

Lintas instansi, terdiri dari Satpol PP, Dinas Peternakan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perijinan.

Mereka (tim gabungan, red) memberikan teguran kepada pengusaha ternak bernama Wawan dan Azam warga Dusun Sidoluhur Kecamatan Glenmore, keduanya merupakan pengelola dan pemilik ternak ayam petelur.

Di hadapan keduanya, team gabungan memberikan pengarahan tentang bagaimana melakukan pemeliharaan ayam yang baik sekaligus pengelolaan limbah air.

Surat peringatan (SP) kesatu, berdasarkan rasa kemanusiaan dan toleransi karena berkaitan dengan makhluk hidup.

“Kita turun ke lapangan berdasar surat tertulis dari masyarakat,benar peternak memang tidak memiliki ijin. Kita berikan SP 1, dalam hal ini penyidik mempertimbangkan dari kondisi di lapangan,karena kaitanya dengan makluk hidup.

“Karena beda dengan  penghentian gudang dan lahan, sesuai SOP 15 hari setelah SP satu sampai tiga baru langsung kita segel”. Kata Acmad Ripa’i Kasi Penyidik Dan Penindakan Satpol PP Banyuwangi.

Selanjutnya, jelas Ripa’i guna penegakan perda (peraturan daerah) jika pengusaha ternak setelah di warning, masih ndablek memelihara dan tetap tidak melakukan ijin maka Satpol PP akan melakukan penutupan.

“Tadi sudah kita beri pembinaan, disamping karena menunggu waktu afkir ayam selama tiga bulan kedepan. Sambil lalu untuk segera mengurus ijin, setelah lewat itu mereka tidak mengendahkan maka sesuai perda no.11 tahun 2014 dan perda no.14 th 2011 tentang ijin retribusi tertentu.

“Maka akan kita berikan sangsi pidana ancaman kurungan 3 bulan atau sangsi denda Rp.50 juta,”Jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *