Penjual Sayur Korban Begal Ditetapkan Tersangka Laporan Palsu, Ini Motifnya

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Seorang penjual sayur bernama Nasiah (54), jadi tersangka laporan palsu atas ulahnya sendiri. Ia mengaku menjadi korban 4 begal bersenjata tajam di wilayah Kecamatan Giri, Banyuwangi saat berangkat berdagang.

Diketahui, Nasiah warga Lingkungan Gunungsari Kelurahan Banjarsari Kecamatan Glagah ini, tidak menduga niatnya bakal terbongkar.

Dalam laporan, aksi begal berhasil membawa kabur uang arisan sebesar Rp. 13 juta yang rencana akan disetor ke anggotanya.

Motif Nasiah membuat laporan palsu pada polisi ini. Terbongkar saat pedagang sayur ini menjalani pemeriksaan. Satu persatu kedoknya terbongkar. Niatnya ternyata agar anggota arisan tidak menagih uang yang dipegangnya.

Baca juga: DPRD Nilai GOR Tawangalun untuk Karantina Pemudik Kurang Layak

Dikonfirmasi wartawan, Selasa, 5 Mei 2020, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara membenarkan ada seorang mengaku korban begal ditetapkan tersangka karena membuat laporan palsu.

“Benar pelapor sudah kita tetapkan sebagai tersangka pelaporan palsu,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin.

Dalam pemeriksaan, kata Arman, pelapor berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Selain itu, kecurigaan polisi muncul setelah pelapor merupakan koordinator arisan.

Dalam pemeriksaan, kata Kombes Pol. Arman, pelapor mengaku jika laporan itu dibuat agar anggota arisan tak menagih uang arisan. Rencananya uang itu untuk dibelanjakan bahan pokok yang dibagikan ke anggota.

Baca juga: Perantau Pulang ke Banyuwangi, Wajib Ikuti Alur Screening COVID-19

Pelapor yang kini menjadi tersangka itu mengaku uang arisan itu digunakan untuk keperluan sehari-hari. Karena tak bisa menepati janji untuk membagikan sebelum lebaran, tersangka membuat laporan palsu menjadi korban pembegalan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *