Perantau Pulang ke Banyuwangi, Wajib Ikuti Alur Screening COVID-19

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Dengan kembali di bukanya Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang. Hari ini (04/05/2020), dimulai pukul 19.00 WIB.

Gugus Tugas COVID -19 Banyuwangi mewajibkan pemudik asal Bali yang hendak pulang ke Banyuwangi untuk menjalani karantina terpusat di Gor Tawangalun Banyuwangi.

Ali Ruchi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi menjelaskan pemudik yang ingin pulang ke Banyuwangi, diwajibkan mengikuti alur screening yang sudah disiapkan oleh Pemkab Banyuwangi.

Pemudik yang akan keluar dari Pelabuhan ASDP Ketapang di cek suhu badannya dan di data identitasnya oleh petugas yang sudah berjaga di pintu keluar pelabuhan.

Selanjutnya pemudik akan dikawal oleh petugas menuju Gor Tawangalun untuk didata kembali seperti asal kota rantauan, pekerjaan dan kampung halaman yang hendak dituju oleh pemudik.

Lalu, petugas juga akan melakukan test kesehatan ulang untuk para pemudik.
Setelah pemudik didata dan di test ulang, pemudik harus membuat Surat Pernyataan untuk memilih karantina terpusat di Gor atau di desa masing-masing pemudik. Jika pemudik ingin di karantina di desa masing-masing.

Selanjutnya, petugas akan menghubungi posko desa untuk mengantar para pemudik ke kampung halaman pemudik di Banyuwangi.

Dengan adanya alur screening ini Ali Ruchi menambahkan, “pihak desa akan tahu jika ada pemudik yang tinggal di desanya akan pulang kampung. Sehingga pihak desa dapat mengantisipasi terkait dengan penyebaran covid-19” jelasnya.

Cek Data
Warga Banyuwangi yang pulang kampung harus cek data online.

Dalam hal ini, pemudik yang tidak mau mengikuti alur screening yang diwajibkan terpaksa harus putar balik atau kembali ke tempat asal keberangkatan.

Data diterima Kabar Rakyat, jumlah orang mudik asal Banyuwangi sebanyak 27 orang dari asal keberangkatan Bali. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *