Peserta PKN Se Indonesia Belajar Kepemimpinan Banyuwangi

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – 54 pejabat eselon II se Indonesia yang menjadi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II belajar model kepemimpinan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar secara virtual.

Kegiatan diselenggarakan oleh Kajian Manajemen Pemerintahan, dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (Puslatbang KMP LAN) RI, Dr. Andi Taufik. Kelas virtual dengan tajuk “Isu Strategis: Kepemimpinan Kewirausahaan”.

Bupati Anas memberikan kunci sukses kepemimpinannya selama 10 tahun, yakni salah satunya adalah tak pernah puas berinovasi. Pemimpin harus kreatif melahirkan ide-ide baru untuk menembus segala keterbatas daerah.

Anas mengaku, inovasi yang dikembangkan Banyuwangi sebenarnya berangkat dari keterbatasan yang ada. Misalnya, untuk efektivitas pelayanan publik hingga ke pelosok desa.

Banyuwangi membuat program ”Smart Kampung” yang mendorong pelayanan desa berbasis teknologi informasi (TI). Saat ini, 189 desa di Banyuwangi telah teraliri serat optik (fiber optic).

“Dengan Smart Kampung, secara bertahap administrasi cukup diselesaikan di desa. Saat pandemi Covid-19, Smart Kampung memudahkan pendataan penerima Bansos,” terangnya.

Sama halnya di bidang pendidikan, Banyuwangi membuat program Banyuwangi mengajar dengan mengirimkan para sarjana yang baru lulus ke sekolah-sekolah terpencil.

Anas lantas menambahkan, kepemimpinan yang berhasil adalah kepemimpinan yang mampu menggerakkan birokrasinya. Pemimpin harus bisa menggerakkan mesin birokasi untuk mewujudkan program-program pro-publik.

“Di Banyuwangi, kami gerakkan birokrasi dengan instrumen festival. Selain sebagai atraksi, festival mampu menjadi ajang konsolidasi yang ampuh,” ungkapnya dalam kelas virtual itu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *