Petugas Perhutani Banyuwangi Selatan Dikeroyok Kawanan Pencuri Kayu

  • Whatsapp

Kabar Rakyat – Seorang petugas Perhutani, KPH Banyuwangi Selatan biasa dipanggil Rio Santoso (28) warga Desa Kesilir Kecamatan Siliragung, dikeroyok oleh segerombolan orang berjumlah 10 orang yang diduga kawanan pencuri kayu jati.

Kini kasusnya, telah ditangani Reskrim Polsek Siliragung, setelah korban Rio petugas Perhutani Banyuwangi Selatan resmi melapor dugaan pengeroyokan dilakukan 3 hingga 4 orang pelaku pengeroyokan.

“Korban resmi melapor, dan sudah melakukan visum atas tindak dugaan pengeroyokan terhadap petugas Perhutani,” kata Kapolsek Siliragung, AKP Sumono pada Kabar Rakyat, Sabtu malam (25/4).

Informasi diterima dari korban, beberapa hari sebelumnya, petugas Perhutani dalam patroli berhasil mengamankan barang bukti satu kayu jati Perhutani yang hendak di curi. Pelaku pencurian tidak sampai ditangkap. Hanya barang bukti kayu satu batang telah jadi bukti dugaan tidak kriminal.

“TKP pencurian dengan barang bukti 1 batang kayu berasal dari petak 43 Dusun Senepo Lor, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung,” jelas AKP Sumono.

Mungkin, pelaku tidak terima. Sehingga datang bersama-sama teman-temannya untuk melakukan tindak arogansinya. Namun karena jumlahnya tidak berimbang, terjadinya pengeroyokan. Mengakibatkan korban Rio petugas perhutani luka ringan saja.

Baca juga: Positif Covid-19 Bondowoso Istri Pejabat, dr. Imron: Kesehatan Mulai Membaik

“Sesuai laporan, kasusnya tetap ditangani Reskrim. Pihaknya sudah mengantongi tiga sampai empat nama orang pelaku pengeroyokan,” tegas AKP Sumono.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *