PKB Banyuwangi Gelar Muspimcab, Pilkada 2020 Usung ‘Kader Dewek’

  • Whatsapp

Merumuskan figur calon kepala daerah, Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi untuk Pilkada 2020

KABAR RAKYAT – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi mantab mengusung kader internal sebagai Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar Desember 2020.

“PKB Pilih Kader Dewek, PKB Partainya Ulama,” ungkapan jargon semangat yang disampaikan dalam Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) PKB di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Hidayah, Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kec. Srono, Banyuwangi, Jum’at, 12 Juni 2020.

Ketua Tanfidz DPC PKB, H.M Joni Subagio, SH.MH menyampaikan, menyonsong Pilkada Banyuwangi tahun 2020, DPC PKB menyerap aspirasi arus bawah untuk mendengarkan pemimpin seperti apa yang di inginkan oleh masyarakat.

“ Hasil serap aspirasi ini, akan kita plenokan di DPC yang selanjutnya akan dilaporkan kepada DPP PKB melalui DPW PKB Jawa Timur , “ ucap H.M Joni Subagio saat dikonfirmasi Kabar Rakyat.

Selanjutnya siapa yang akan diusung oleh PKB dalam Pilkada tahun 2020, rekomendasinya merupakan kewenangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Sesuai dengan mekanisme, kepengurusan PKB ditingkat kabupaten sifatnya hanya menerima pendaftaran dan serap aspirasi masyarakat.

“ Siapapun orang-orang yang akan diusung sebagai calon Bupati, domainnya ada di DPP PKB , “ ucapnya.

Joni Subagio menegaskan, PKB Banyuwangi untuk Pilkada tahun 2020 tidak bisa serta merta mengusung sendiri calonnya, namun membutuhkan tambahan kekuatan dari partai lain atau berkoalisi.

Suasana Muscabpim PKB Banyuwangi

“ Partai apa yang menjadi teman koalisi PKB, masih kita bahas, sudah ada beberapa pimpinan partai yang menjalin komunikasi dengan kita, memang ada permintaan-permintaan yang mereka minta, hal itu kita sampaikan ke DPP PKB , “ jelasnya.

Ketua DPC PKB Banyuwangi ini juga mengakui jika informasi yang berkembang dimasyarakat telah muncul nama-nama kader internal yang akan diusung sebagi calon Bupati Banyuwangi mendatang, antara lain, H.M Joni Subagio, Hj. Nihayatul Wafiroh, Hj. Ma’mulah Harun, dan H. Ahmad Munib Syafa’at.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *