Terduga Pelaku Percobaan Pemerkosaan Model Banyuwangi Diamankan Polisi

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Penangan kasus percobaan pemerkosaan model lokal Banyuwangi inisial A (22) telah ditangani serius oleh kepolisian.

Reskrim Polresta Banyuwangi bersama Polsek Kota Banyuwangi (sesuai TKP) sudah mangamankan seorang pria inisial AR terduga pelaku, kemarin, 24 Juni 2020.

Bahkan informasi diterima Kabar Rakyat, pihak kepolisian, sudah memeriksa 5 orang saksi dari sanggar seni dan dinas serta saksi korban dan rekannya.

Baca: Kebijakan ditengah Pandemi, Tingkatkan Kemudahan UMKM

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin dikonfirmasi wartawan, mengatakan setelah dilaporkan korban, langsung dilakukan penyelidikan, pelaku sudah diamankan untuk proses lanjut.

Ditegaskan, Kombes Pol. Arman Asmar, dugaan kasus pemerkosaan kepada seorang model Banyuwangi oleh pelaku mengaku sebagai produsen film untuk FTV sudah diamankan.

“Sudah diamankan, ia kami duga sebagai tersangka,” pungkas Kapolresta Banyuwangi asli kelahiran Makassar itu.

[the_ad id=”29596″]

Dikutip Kabar Rakyat dari Kabar Besuki, alasan A mengikuti casting, karena diajak temannya seprofesi model. Percobaan pemerkosaan terjadi pada hari Senin, (22/6/2020) malam.

Baca: Masuk Mobil Warga Jl. Musi, Pria Aneh asal Purwoasri Diserahkan Polisi

Pelaku (AR) mengaku pada peserta model, sudah ijin ke Dispar (Dinas Pariwisata) Banyuwangi. Saat itu pelaku melakukan aksinya di sebuah kamar hotel berbintang di Jalan Yos Soedarso.

“Banyak peserta yang mengikutinya, secara bergilir satu per satu diminta untuk masuk kekamar hotel tersebut,” kata A.

“Tapi, anehnya aku pernah ikut casting pasti ada absesnsinya. Aku mulai curiga dari situ.” Kata salah satu teman korban yang ikut juga dalam casting tersebut.

Diceritakan, ketika masuk kamar, peserta casting disodorkan naskah skenario untuk malakukan akting. Korban A yang kebetulan mendapat giliran pertama, ia mengaku diberikan beberapa pertanyaan oleh pelaku.

Baca: Wisata di Lumajang Terapkan Protokol Kesehatan Sambut New Normal Life

Dan anehnya lagi A disuruh tetap tinggal dikamar hotel hingga casting peserta terakhir selesai.

“Aku ditahan dikamar, tim sanggar tari lainnya disuruh keluar,” kata Korban A.

Pelaku juga bilang bahwa A menjadi pemeran utamanya dan disuruh menunggu lainnya selesai. Setelah berakhir casting peserta terakhir, ada suatu moment ketika A dan pelaku hanya berdua di kamar hotel tersebut.

Pelaku  saat itu menanyakan hal yang tidak pantas kepada A. “Dia (AR) sempat menawar, dan itu yang membuat aku tersinggung banget dan marah,” kata A.

Baca: ‘Kukusan Semanggi’ Warung Bu Sulik di Gandrungi Pemburu Kuliner

“Awalnya, aku sudah merasa gak enak karena dia ngomong menawar seperti itu, Aku juga segera berdiri dari kursi kemudian dia pegang tanganku, aku tepis dan dia keluarkan pisau,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *