Terduga Pencuri Perahu di Ketapang Pernah Kecelakaan Alami Gegar Otak

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Motif pencuri perahu nelayan di Pelabuhan Ketapang masih didalami penyidik Satpolairud Polresta Banyuwangi. Bahkan, untuk memastikan, penyidik juga melibatkan dokter psikiater dari RSUD Blambangan untuk memeriksa kejiwaan pelaku, Kamis, 28 Mei 2020, siang.

Hal itu disampaikan, Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, AKP Sudarsono, saat dikonfirmasi Kabar Rakyat melalui sambungan ponsel pribadinya, Kamis (28/5/2020).

“Penyidik menjalankan tugas profesional, dia ingin memastikan sebelum menetapkan statusnya. Bahkan untuk memastikan kejiwaannya sehat atau tidak juga dilibatkan dokter psikiater dari RSUD Blambangan,” tegas AKP Sudarsono.

Berdasarkan keterangan saksi, jelas AKP Sudarsono, awalnya  ada perahu di tepi lamgsung oleh pelaku dibawa ke laut .

“Kayaknya pelaku agak kurang sehat. Karena pernah kecelakaan dan mengalami gegar otak,” kata Kasatpolairud AKP Sudarsono.

Dipastikan, pelaku dugaan pencurian perahu nelayan hanya bertindak sendiri. “Pelaku cuma satu orang sendirian saja dan tidak ada temannya. Perahu nelayan milik Beni sudah  digayung oleh pelaku dengan menggunakan tangan,” ungkapnya.

Orang yang dicurigai hendak mencuri diketahui bernama Wahyudi (30) warga Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

“Besok pelaku  akan diperiksa dokter psikiater di RSUD Blambangan. Kami sudah janjian besok pukul 09.00 WIB,” imbuhnya.

Telah diberitakan, seorang pemuda berprilaku aneh sekira usia 30 tahunan diamankan nelayan di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis, 28 Mei 2020.

Ia diduga hendak mencuri perahu milik nelayan. Setelah diamankan, pria mengaku bernama Wahyudi warga Blogagung Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari diserahkan ke polisi.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *