Waka ADM Perhutani: Kayu ‘Kementrian’ di Sembulung milik Sofyan, asal Tebangan “Tidak Tahu”

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Belum diketahui apa motif seseorang tiba-tiba menimbun kayu di lahan kosong di SD Negeri 3 Sembulung. Apakah ada kendala dokumen legalitas kayu atau ada hal lainnya.

Terlebih, tempat untuk menimbun kayu lahan kosong dalam kawasan pendidikan sekolah dasar di Desa Sembulung.

Informasinya, pemerintah Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, dan perangkat desa di Dusun Krajan, tetap akan menagih jawaban pada pemilik kayu yang tertulis kayu legal Kementerian Lingkuhan Hidup dan Kehutanan di glondong kayu itu. Apa alasan kayu di timbun di tempat yang bukan sebenarnya?

Sujatmiko, Wakil Kepala Administratur (Waka ADM) Perhutani, KPH (Kesatuan Pemangku Hutan) Banyuwangi Selatan di konfirmasi Kabar Rakyat, mengatakan, bahwa kayu glondongan bercap Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan milik seseorang bernama Sofyan atau Sopyan.

Kayu tersebut, kata Sujatmiko, dibeli dari tempat penimbunan kayu (TPK) Perhutani, Kecamatan Purwoharjo.

[the_ad id=”29596″]

“Jenis kayu Kesambi. Terkait asal tonggak tebang kayu dari wilayah hutan mana, kami (Perhutani) kurang paham,” jelas Waka Adm. Sujatmiko.

Alasan, mengapa kayu Kesambi itu ditumpuk di tanah dengan SD Negeri 3 Sembulung, pihak perhutani juga belum mengetahui alasannya.

Terpisah, Kepala Dusun Krajan, Imam yang merupakan perangkat desa Sembulung, mengatakan umpukan kayu di area SDN 3 Sembulung jadi pembicaraan warga. Ada kecurigaan warga bahwa kayu itu masuk wilayah abu-abu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *