Warga Sumberbulu Membuat Gerakan Sosial untuk Terdampak Covid-19

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Aksi sosial di tengah pandemi Covid-19 terus tumbuh. Guna membantu masyarakat terdampak sosial ekonomi.

Salah satunya, muncul gerakan sosial masyarakat di Dusun Sumberagung, Desa Sumberbulu, Kec. Songgon, Banyuwangi. Mereka sepakat membuat gerakan sosial yang bernama Lumbung Peduli Sosial (LPS) dan Terminal Sedekah.

Warga di desa ini, sadar gerakan LPS dan Terminal Sedekah ini, mampu menopang beban berat masyarakat dari ancaman pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Hingga dirasakan pengaruh dampak sosial ekonomi pada rakyat kecil.

Tokoh Desa Sumberbuluh yang akrab disapa, Pak Supaat 50 tahun ini  menjelaskan, bahwa Lumbung Peduli Sosial atau LPS dan Terminal Sedekah ini tercetus dari pemikiran bersama dengan Komunitas Pelaku Wisata Mandiri (KPWM).

“Kegiatan sosial ini, selalu digelar pada, hari Jum’at Berkah, Kegiatan amal ini, terkumpul dari sumbangan masyarakat, berupa bahan pokok. Ada yang nyumbang beras, sayur mayur dan minyak goreng serta kebutuhan dapur lainnya,” jelasnya.

Baca: Dalam 3 Hari Laporan e-RDKK Meningkat 70 Persen

Baca: Beredar Video TikTok Salah Satu Kepala Dinas di Kabupaten Bondowoso Bikin Heboh

“Mereka (warga yang mampu), menyerahkan dengan sukarela. Tujuannya, bantuan itu, disalurkan pada masyarakat kurang mampu dan membutuhkan,” kata Pak Supaat.

“Kami sadar, banyak masyarakat yang kurang mampu, belum mendapat bantuan pemerintah. Kalaupun dapat bantuan pemerintah, tidak bertahan lama. Karena saat ini, mereka tidak berkerja dan tidak berpenghasilan lagi sejak ada Corona,” tambah Pak Supaat.

Terminal Sedekah dari gerakan Lumbung Pedulu Sosial di Desa Sumberbulu, Kec. Songgon.

Diungkapkan, mengapa sampai saat ini pandemi virus corona belum berakhir? Banyak keluh kesah warga yang belum bisa kembali bekerja, atau berangkat merantau untuk tujuan berkerja. Bahkan ada warga yang terpaksa kehilangan pekerjaan karena PHK.

“Bagi warga yang sadar, gerakan LPS ini, bagian dari nguri nguri kepedulian sosial masyarakat desa untuk saling gotong royong. Saling membantu di Terminal Sedekah,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *